Hukum sholat Rebo Wekasan / Rebo Pungkasan ( rabu terakhir bulan safar )

Hukum sholat Rebo Wekasan / Rebo Pungkasan  ( rabu terakhir bulan safar )

Rebo Wekasan yang sebagian besar orang jawa merupakan hari yang sangat sakral. Mereka menganggap bahwa pada hari itu Allah SWT menurunkan 320.000 balak. Sehingga mereka banyak yang melarang untuk bepergian, melaksanakan akad nikah, dll. Padahal anggapan2 yang disertai keyakinan akan adanya hari na’as bisa menimbulkan syirik. Akan tetapi para ulama’ masih berselisih pendapat tentang hukum melaksanakan ritual Rebo Wekasan atau hari rabu akhir di bulan Shofar. Ada yang secara frontal mengatakan perbuatan itu adalah syirik karena tidak ada dasarnya.Seperti yang telah ditemukan di Fatawa Al-Syabkah Al-Islamiyah Juz 10 Hal. 2086 bahwa Tasyaum ( menganggap sial ) pada hari rabu akhir di bulan shofar adalah perbuatan syirik. Sebab segala urusan ada dalam kekuasaan Allah SWT dan tidak ada pengaruh dari hari – hari tertentu akan turunnya balak atau nikmat.

Berbeda dengan pendapat Syeikh Al-Kamil Farid Ad-Din dalam kitab Jawahir Al-Khomis yang mengatakan bahwa setiap tahun Allah Swt menurunkan 320.000 balak dan kesemuanya diturunkan pada hari rabu akhir di bulan shofar. Maka dari itu, hari itu merupakan hari yang sangat sulit pada tahun itu. Barang siapa yang melaksanakan sholat pada hari itu sebanyak 4 rakaat (sholat hajat) dan masing-masing rakaat membaca surat Al Fatihah 1x kemudian membaca surat Al-Kautsar 17x ( untuk rakaat pertama ) kemudian membaca surat Al Ikhlas 5 x , Al Falaq 1x dan An-Nas 1x ( untuk rakaat kedua ), setelah salam membaca do’a sebagai berikut :

سَلاَمٌ قَوْلاً مِنْ رَبِّ رَّحِيْمِ . سَلاَمٌ عَلىَ نُوْحٍ فِيْ الْعاَلَمِيْنَ . إِناَّ كَذَالِكَ نَجْزِى اْلمَحْسِنِيْنَ . سَلاَمٌ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ . إِناَّ كَذَالِكَ نَجْزِى اْلمُحْسِنِيْنَ . سَلاَمٌ عَلىَ مُوْسى وَهرُوْنَ . إِناَّ كَذَالِكَ نَجْزِى اْلمُحْسِنِيْنَ . سَلاَمٌ عَلىَ إِلْياَسِيْنَ . إِناَّ كَذَالِكَ نَجْزِى اْلمُحْسِنِيْنَ. سَلاَمٌ طِبْتُمْ فاَدْخُلُوْهاَ خَالِدِيْنَ . سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبىَ الدَّارِ . سَلاَمٌ هِيَ حَتىَّ مَطْلَعِ اْلفَجْرِ.

اللّهُمَّ يَاشَدِيْدَ اْلقُوَّةِ وَيَا شَدِيْدَ اْلمِحَالِ يَا عَزِيْزُ يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ إِكْفِنِي مِنْ جَمِيْعِ شَرِّ خَلْقِكَ يِا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْتَقِمُ يَا مُتَكَرِّمُ يَا مَنْ لاَ اِلهَ إِلاَّ أَنْتَ إِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . اَللّهُمَّ بِسِرِّ اْلحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ وَأُمِّهِ وَبَنِيْهِ إِكْفِنِيْ شَرَّ هَذَا اْليَوْمِ وَماَ يُنَزَّلُ فِيْهِ يَا كَافِيَ اْلمُهِمَّاتِ يَا دَافِعَ اِلبَلاَياَتِ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ الله ُوَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ . حَسْبُناَ الله ُوَنِعْمَ اْلوَكِيْلِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله ِاْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .

Tulisan arab kurang jelas klik disini

Maka Allah SWT akan menjaga orang tersebut dari seluruh balak tadi sampai akhir tahun. Ditambahkan oleh Syeikh Zainuddin murid dari Syeikh Ibnu Hajar Al Maliki dalam kitab Irsyadul Ibad yang mengatakan bahwa hal itu juga termasuk Bid’ah madzmumah ( tercela ). Maka bagi orang yang ingin melaksanakan sholat tersebut sesuai dengan tuntunan syeikh Al-Kamil Farid Ad-Din dalam kitab Jawahir Al-Khomis hendaknya berniat melaksanakan sholat sunnah mutlak dimana sholat mutlak adalah sholat yang tidak dibatasi oleh waktu, sebab dan bilangannya.

NB :  Sebenarnya sholat rebo wekasan/pungkasan itoe tidak ada..
sholat rebo wekasan.. hanya istilah aja…
yang bener toe Sholat sunnah (sholat hajat 4 rakaat) pada hari rabu terakhir di bulan shofar dan berdo’a meminta perlindungan kepada Allah agar diberi selamat / terhindar dari bala’ dan musibah.

About these ads

Tentang Maz And

no comment
Tulisan ini dipublikasikan di Hukum dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Hukum sholat Rebo Wekasan / Rebo Pungkasan ( rabu terakhir bulan safar )

  1. jendelakatatiti berkata:

    Kalau begitu pendapat penulis ttg Rebo wekasan gimana? Boleh sholat niatnya sholat sunat gitu? Oh ya kapan sih Rebo wekasan? Terima kasih, jendelakatatiti.wordpress.com

    • Maz And berkata:

      maf… baru bisa ngasih balesan…
      rebo wekasan (rabu terakhir bulan shofar) toe kmren tanggal 25 shofar 1431 H/10 Februari 2010 M…
      menrut saya , memang ada khilaf tentang rebo weksan… ada yg mengatakan bid’ah dn ada yg mubah… tp sya, mengambil yg mubah (boleh)…aslkn tdk dlkukan dg prilaku2 yg menyebabkan syirik.. niat qta hanya takaruban ilallah (mendekatkan diri kpd Allah)… mmg tdk ada anjuran yg pasti dr rasul tntang rebo weksan…
      tp zaman qta to berbeda dg zaman beliau kanjeng nabi muhammad SAW, qta tdk hrs menyamakn persis dg keadaan pd zaman Rasul…perlu qta kaji lagi,… lgpula mengapa mbah2/nenek moyang qta dahulu dan ulama’2 salaf yg alim/wali2 Allah, yg sudah makrifat billah, mukhasafah itu mengisi rebo wekasan dg melksnkn sholat sunnah dn shodaqoh… mk dr ito sya tdk hrz mengatkn bid’ah…mngkin ulama’2 salaf itu mempunyai alasan2 ditinjau dri sisi baiknya……….
      jadi, boleh lah qta melakkan sholat sunnah hajat pd saat itu…

      ~ Al Ulama’u warosatul Anbiya’ (ulama’ itu adalah warisan nabi) ~ dr Abi hurairah

  2. sudar berkata:

    Kita melaksanakan hal-hal yg sifatnya kebaikan jangan repot mencari alasan bahkan dali,apalagi berani memfonis bid’ah..selama bertujuan lillahi ta’ala,taqorub pada Allah,tidak bertujuan nyembah selain Allah……maka bolehlah…semua amal manusia tergantung niatnya..

  3. Bid’ah itu ada yang hasanah, saya mendukung setiap apa yg dilakukan para Ulama, karena semuanya berdasarkan keilmuan beliau yang mashur. Terimakasih atas informasinya. (Pimpinan Majlis Ta’lim Alaydrus-Bandung)

  4. ceng jj berkata:

    bid’ah tulen (dolalah) adalah jika kita merubah (mengada-ada) dg cara menambah atau mengurangi hal yg prinsip (wajib). jadi amalan2 yg bersumber dari ulama pun, bisa dijadikan acuan utk amal yg berefek positif. tahlilan, yasinan, dzikir berjamaah, marhabaan, solawatan, maulid nabi, peringatan isra mi’raj dll, semuanya itu bukan hal yg prinsip. mengapa harus dibid’ahkan? bagi yg gemar membid’ahkan dan memvonis sesat kepada muslim lain, lebih baik anda perdalam lagi ilmu agar tidak merasa lebih ngerti dr org lain dan supaya anda sadar bahwa saling menghormati perbedaan pendapat itu sangatlah indah dan terpuji. saya kira masih banyak saudara kita yg harus kita luruskan seperti pelaku zina, narkoba, dan kemunkaran yg lainnya. knp hrs sibuk dan repot membid’ahkan tata cara amaliah orang lain yg bukan prinsip. sekali lagi, ngajinya harus benar. para ulama mujtahiod aja gak ada yg saling mencaci dan saling memvonis sesat. knp kita yg ilmunya masih ecek-ecek kok seakan-akan lebih pintar dr ulama mujtahid

  5. Nagif giffari fardi berkata:

    Amalan dan ibadah apa pun, yang dapat mndekatkan kita pada allah itu bagus.
    أقوال العلماء حتى ولو كان ضعيفا. انه لامر جيد لزيادة الخيرية

  6. Yusuf Ruslani berkata:

    bukan hanya solat sunah wekasannya saja yang banyak dilakukan, tetapi juga ada hal kebaikan lain yang dilakukan pada tradisi itu, diantaranya kebersamaan atau jamaah, sodaqoh ada yang bersidqoh dgn ketupat dan sayur, lontong dan ikan makanan lainnya disana banyak sekali terkandung nilai kebaikan yang dianjurkan bukankan keterangannya jelas bahwa soddoqoh dapat mencegah datangnya bala dan bukankan keterangan tetntang melakukan kebaikan itu sangat dianjurkan dalam al quran dan hadits.
    sedikit sekali unsur bidahnya dan itupun untuk kebaikan dan lebih banyak kebaikannya seperti yang dianjurkan nabi dan sohabat juga para ulama..

  7. M.Arifin berkata:

    niatkan amalan tuk mendekatkan diri pada allah dan sodaqoh menolak balak titik. memengnye yang ngomong bid ah da menjamin dirinya masuk surga haaaaaaa

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s